KESTABILAN UNSUR
Tahukah kalian unsur yang mengisi balon udara? Balon udara diisi oleh gas helium. Helium merupakan unsur yang terdapat dalam keadaan bebas di alam. Keadaan bebas artinya unsur tersebut berada dalam bentuk atom bebas di alam, tanpa harus berikatan atau bersama dengan unsur-unsur lainnya. Salah satu contoh unsur yang tidak dapat berada dalam keadaan bebas adalah oksigen. Oksigen dapat berikatan dengan sesama oksigen atau unsur lain yang berbeda. Contohnya air dan gas oksigen, air mengandung senyawa H2O. Senyawa H2O terdiri atas unsur hidrogen dan oksigen, sementara gas oksigen terbentuk dari ikatan antara atom oksigen dengan atom oksigen lainnya membentuk molekul O2. Mengapa ada unsur yang berada dalam keadaan bebas dan tidak?
Unsur-unsur yang berada dalam keadaan bebas adalah gas mulia (golongan VIIIA). Unsur gas mulia merupakan unsur yang stabil karena memenuhi kaidah oktet. Kaidah oktet merupakan kaidah yang menjelaskan tentang jumlah elektron terluar atom unsur yang berjumlah delapan. Setiap atom unsur mencapai keadaan stabil dengan cara melepas atau menerima elektron dari atom lain sehingga jumlah elektron pada kulit terluarnya sama dengan elektron terluar gas mulia. Gilbert Lewis mengemukakan postulat sederhana terkait pembentukan ikatan sebagai berikut.
1. Unsur-unsur gas mulia berada dalam keadaan atom, bukan dalam keadaan molekul, karena konigurasi elektronnya sudah stabil.
2. Unsur-unsur selain gas mulia akan membentuk ikatan sehingga konigurasi elektronnya menyerupai konigurasi elektron gas mulia.
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar